Apa Itu Krisis Perusahaan? Inilah Definisi dan Penyebabnya

By

Iman Fadhilah

| Published

Krisis perusahaan adalah situasi yang penuh tekanan dan dapat mengancam eksistensi serta keberlanjutan suatu organisasi.
Inilah Pengertian Dari Krisis Perusahaan dan Jenis-Jenisnya

Krisis perusahaan adalah situasi yang penuh tekanan dan dapat mengancam eksistensi serta keberlanjutan suatu organisasi. 

Seiring dengan berbagai dinamika dalam dunia bisnis yang terus berubah, pemahaman tentang krisis perusahaan dan penyebabnya menjadi sangat penting bagi para pemimpin dan pengambil keputusan. 

Artikel ini akan menggali lebih dalam mengenai fenomena krisis perusahaan, mengidentifikasi berbagai penyebabnya, serta menjelaskan mengapa memahami dan mengelolanya dengan bijak adalah langkah penting dalam menjaga kelangsungan suatu entitas bisnis. 

Dengan pengetahuan yang lebih mendalam tentang asal-usul krisis perusahaan, kita dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk menghadapinya dan bahkan mencegahnya sejak awal.

Definisi Krisis Perusahaan

Pengertian krisis perusahaan adalah kondisi yang mengancam atau membahayakan perusahaan dari sisi operasional, reputasi, dan keberlangsungannya.
Ilustrasi Terjadinya Krisis Perusahaan

Krisis perusahaan dapat diartikan sebagai kondisi atau situasi yang membahayakan eksistensi, operasional, atau reputasi sebuah organisasi bisnis. 

Hal tersebut dapat muncul karena berbagai faktor. Misalnya seperti masalah keuangan yang serius, konflik internal, perubahan pasar yang mendalam, kegagalan produk atau layanan, masalah hukum, atau masalah yang berkaitan dengan reputasi. 

Krisis perusahaan seringkali membutuhkan respons segera dan tindakan manajemen yang tepat untuk meminimalkan kerugian dan memulihkan stabilitas.

Maka dari itu, sebuah perusahaan perlu memiliki perencanaan terkait manajemen risiko. Agar nantinya, dampak yang dihasilkan dari krisis perusahaan dapat diminimalisir atau bahkan dicegah.

Macam-Macam Krisis Perusahaan dan Penyebabnya

Terdapat 7 macam atau jenis krisis perusahaan yang biasa terjadi, namun umumnya adalah krisis keuangan.
Ilustrasi Seseorang yang Sedang Berdiskusi Tentang Krisis di Perusahaannya

Berikut adalah beberapa jenis dan macam-macam bentuk krisis perusahaan.

  1. Krisis Keuangan

Umumnya, krisis keuangan disebabkan oleh tingginya hutang yang dimiliki suatu perusahaan sehingga mengakibatkan kesulitan keuangan yang signifikan atau bahkan berpotensi untuk bangkrut.

Baca juga  Pentingnya Collaborative Problem Solving dalam Dunia Bisnis

Selain itu, krisis keuangan juga dapat disebabkan oleh penurunan omset yang dimiliki perusahaan. Hal ini juga perlu dievaluasi dari sisi operasional maupun produksinya.

  1. Krisis Manajemen

Krisis manajemen bisa jadi disebabkan oleh ketidakmampuan pemimpin atau manajemen dalam mengakomodir visi strategis maupun manajemen konflik internal.

Selain itu, kegagalan atau kesalahan dalam pengambilan keputusan juga menjadi hal yang krusial karena ketika salah mengambil keputusan bisa saja hanya akan memperburuk situasi.

  1. Krisis Reputasi

Reputasi erat kaitannya dengan gambaran yang ada di benak seseorang. Maka, ketika gambaran seseorang tentang perusahaan tertentu sudah buruk, bisa jadi orang itu mempengaruhi pembeli lain dalam keputusan pembelian.

Penyebab krisis reputasi bisa disebabkan oleh skandal atau kontroversi perusahaan dan kegagalan dalam melayani pelanggan.

  1. Krisis Pasar

Kompleksitas pasar dalam dunia bisnis merupakan hal yang tidak dapat terhindarkan dan dapat memicu krisis perusahaan bahkan dari sisi keberlanjutannya.

Krisis pasar bisa disebabkan oleh perubahan dalam kebutuhan pasar atau persaingan yang intens antara perusahaan satu dengan yang lainnya.

  1. Krisis Operasional

Jika suatu perusahaan mengalami krisis operasional, umumnya masalah terdapat pada gangguan produksi atau pasokan. Bencana alam, permasalahan teknis, atau bahkan kendala pada SDM dapat mengganggu jalannya operasi bisnis.

Penyebab lainnya dari krisis operasional adalah adanya kegagalan dalam teknologi informasi perusahaan, misalnya kerusakan sistem IT, serangan cyber, atau kebocoran data perusahaan.

  1. Krisis Hukum

Tuntutan hukum yang mahal atau denda akibat pelanggaran hukum perusahaan dapat mengakibatkan krisis keuangan dan reputasi.

Selain itu, perubahan kebijakan dari pemerintah juga dapat mempengaruhi operasional perusahaan dan mengakibatkan krisis.

  1. Krisis Lingkungan 

Dari sisi environmental, perusahaan juga dapat mengalami krisis. Hal ini biasanya disebabkan oleh perusahaan yang tidak mematuhi standar lingkungan atau keberlanjutan.

Baca juga  11 Gaya Kepemimpinan, Strategi untuk Kesuksesan Bisnis

Sehingga, sebuah perusahaan bisa jadi mendapatkan tekanan dari masyarakat sipil atau pemerintah.

Selain itu, wabah penyakit seperti pandemi Covid-19 juga dapat mempengaruhi operasional perusahaan dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Penting untuk diingat bahwa beberapa krisis perusahaan dapat disebabkan oleh kombinasi dari faktor-faktor di atas. Manajemen risiko yang baik dan perencanaan keberlanjutan adalah kunci untuk menghadapi dan mengatasi potensi krisis perusahaan.

Cara Mencegah Krisis Perusahaan 

Ini adalah 3 aspek yang paling penting dari penanganan krisis perusahaan dan cara mencegahnya.
Inilah Cara Mencegah dan Mengatasi Krisis Perusahaan

Untuk mencegah terjadinya krisis perusahaan, setidaknya ada tiga poin penting yang perlu dilakukan atau diperhatikan, yaitu:

1. Manajemen Keuangan yang Bijak

Salah satu penyebab utama krisis pada perusahaan adalah permasalahan pada keuangan.

Maka, setiap perusahaan perlu untuk mengelola keuangan dengan cermat, termasuk pada menjaga pengeluaran, mengendalikan arus kas yang sehat, dan menghindari utang yang berlebihan.

2. Komunikasi yang Baik

Tidak dapat dipungkiri bahwa komunikasi juga menjadi salah satu aspek terpenting dari keberlangsungan perusahaan.

Tanpa adanya komunikasi yang baik, pihak yang berkepentingan tidak akan mengetahui kondisi dari perusahaan yang sebenarnya.

Komunikasi ini juga termasuk pada adanya transparasi dari setiap pengerjaan tugas atau laporan yang diberikan.

3. Adanya Manajemen Risiko Perusahaan

Terakhir, adalah adanya manajemen risiko perusahaan. Dengan mengidentifikasi risiko yang berpotensi untuk mempengaruhi perusahaan, maka Anda dapat membuat strategi mitigasi yang tepat.

Manajemen risiko perusahaan juga berfungsi dalam membuat perencanaan krisis, tentang apa langkah yang selanjutnya perlu diambil dalam menangani krisis.

Tingkatkan Kemampuan Manajemen Risiko Perusahaan Dengan Mengikuti Pelatihan Eksekutif

Krisis perusahaan dapat juga dicegah dengan meningkatkan skill manajerial melalui pelatihan eksekutif.
Pelatihan Eksekutif Adalah Salah Satu Cara Untuk Mencegah Terjadinya Krisis Perusahaan

Dalam dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, kemampuan manajemen risiko perusahaan menjadi semakin esensial. 

Krisis perusahaan bisa datang kapan saja, tetapi persiapan yang matang adalah kunci untuk menghadapinya dengan percaya diri. 

Baca juga  7 Fungsi Strategi Omnichannel untuk Meraih Kesuksesan Bisnis

Untuk meningkatkan pemahaman Anda tentang manajemen risiko, mengidentifikasi potensi penyebab krisis, dan merancang strategi yang tepat untuk mengatasinya, pelatihan eksekutif adalah langkah yang sangat berharga. 

Executive Education Program dari MarkPlus Institute adalah sumber daya yang ideal untuk memperluas pengetahuan Anda dalam hal ini. 

Kelas berkualitas tinggi dan pemahaman mendalam tentang manajemen risiko bisnis akan membantu Anda dan organisasi Anda untuk lebih siap dalam menghadapi tantangan masa depan. 

Untuk informasi lebih lanjut dan cara mengikuti Executive Education Program, kunjungi link berikut untuk mendapatkan panduan selengkapnya.

Jika Anda juga tertarik dengan artikel marketing, manajemen, dan leadership lainnya, silahkan kunjungi Content Hub MarkPlus Institute berikut ini!

Ayo, #PerluasKapasitas bersama MarkPlus Institute!

Share with Your Friends!

Leave a Comment