Definisi Bisnis Internasional dan 7 Alasan Mengapa Ini Penting!

By

Fachri Rizki

| Published

Bisnis Internasional
Bisnis Internasional

Seperti yang diketahui, bisnis internasional berperan penting dalam era globalisasi yang sedang terjadi saat ini. Hal ini dikarenakan kegiatan tersebut menghubungkan ekonomi global dengan melibatkan perdagangan barang, jasa, investasi, dan kolaborasi lintas batas antara perusahaan-perusahaan di berbagai negara. 

Melalui interaksi tersebut, bisnis internasional menciptakan hubungan ketergantungan ekonomi yang positif antar negara di seluruh dunia. Di sisi lain, kegiatan ini juga memungkinkan perusahaan untuk mengeksplorasi peluang di pasar global secara mudah tanpa adanya batasan geografis.

Agar lebih paham mengenai bisnis internasional, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Bisnis Internasional?

Sederhananya, bisnis internasional adalah segala aktivitas komersial yang dilakukan oleh perusahaan, organisasi, individu, atau entitas pemerintah antar negara. Kegiatan ini tak terbatas hanya pada mata uang, suku bunga, atau aset tertentu, namun juga melibatkan segala sesuatu yang memiliki nilai tukar antara pihak yang terlibat. Misalnya, barang dan jasa, modal, tenaga kerja, teknologi, bahkan kekayaan intelektual.

Di dalam konteks bisnis internasional, setiap perusahaan bisa melakukan berbagai aktivitas. Mulai dari ekspor dan impor barang, investasi langsung ke luar negeri, penyediaan jasa lintas negara, kerja sama teknologi, transfer pengetahuan, bahkan hingga melakukan kolaborasi bisnis yang melibatkan pihak dari berbagai negara.

Kegiatan ini memiliki tujuan utama, yaitu untuk memanfaatkan peluang yang ada di pasar global. Perusahaan jadi bisa lebih bebas dan leluasa mengakses pangsa pasar yang lebih besar dengan melintasi batas-batas negara. Di samping itu, melakukan kegiatan ini juga membawa manfaat lainnya, seperti mendapat akses ke teknologi dan sumber daya yang lebih baik hingga peluang pertumbuhan bisnis yang tinggi.

Mengapa Bisnis Internasional Itu Penting?

Tak hanya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi negara-negara yang terlibat, ternyata bisnis internasional memiliki efek positif dan manfaat signifikan bagi perusahaan itu sendiri. Setiap perusahaan yang melakukan kegiatan ini dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk layanan agar tetap bisa bersaing di kompetisi pasar global.

Berikut ada beberapa alasan mengapa bisnis internasional penting bagi perusahaan, di antaranya:

Memenuhi Kebutuhan Domestik 

Tidak semua negara mampu memproduksi semua kebutuhan dalam negerinya. Oleh karena itu, bisnis internasional memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan nasional. Melalui kegiatan bisnis internasional, negara-negara dapat melakukan transaksi dan kerja sama bisnis dengan negara lain untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dengan demikian, negara dapat memperoleh barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi secara efisien di dalam negeri mereka.

Baca juga  Apa itu Demand Generation dalam Dunia Marketing?

Diversifikasi Risiko 

Selanjutnya, alasan pentingnya bisnis internasional adalah untuk diversifikasi risiko. Artinya, perusahaan dapat mengurangi risiko dengan melakukan diversifikasi atau memvariasikan target pasarnya. Misalnya, jika terjadi penurunan permintaan di satu pasar, perusahaan masih memiliki pendapatan dari pasar lain yang dapat menyeimbangkan kerugian. Dengan menyebar risiko di banyak pasar dan memiliki pilihan yang lebih beragam, perusahaan bisa meningkatkan peluang untuk menghindari kerugian besar dan mencapai keberhasilan jangka panjang.

Membantu Negara Meningkatkan Pendapatan

Berikutnya, bisnis internasional memiliki peran untuk meningkatkan pendapatan negara. Sebab, bagi negara yang berperan sebagai pengeskpor, kegiatan ini menjadi senjata utama dalam menaikkan pertumbuhan ekonomi mereka. Negara tersebut akan mendapatkan keuntungan dari harga jual komoditas dan nilai pajak yang diperoleh dari barang hasil ekspor dan impor. Melalui bisnis internasional, negara dapat memperoleh pendapatan yang signifikan yang dapat digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menjangkau Pasar Global

Jika suatu perusahaan ingin memperluas pangsa pasarnya, maka bisnis internasional adalah strategi yang tepat. Pasalnya, salah satu motivasi utama perdagangan internasional adalah untuk memperluas pasar. Perlu diketahui bahwa semakin luas pasar yang dapat dijangkau, maka semakin besar potensi keuntungan yang diperoleh. Dengan melakukan bisnis internasional, perusahaan dapat memperluas jangkauan produk atau layanan mereka ke pasar yang lebih luas, sehingga memiliki peluang untuk meningkatkan penjualan dan pertumbuhan bisnis secara keseluruhan.

Akses ke Sumber Daya Lain

Seperti yang diketahui bahwa setiap negara pastinya mempunyai sumber daya yang berbeda-beda. Hal ini sering membuat sebuah negara memiliki kebutuhan akan sesuatu yang mendorongnya untuk melakukan kegiatan bisnis internasional. 

Misalnya, perusahaan manufaktur dapat memilih untuk memproduksi komponen di negara yang memiliki biaya produksi rendah atau memiliki keahlian khusus dalam bidang tersebut. Hal ini membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing. Oleh karena itu, sistem bisnis internasional melalui kegiatan ekspor dan impor menjadi penting.

Biaya Produksi Jadi Lebih Hemat

Selanjutnya, bisnis internasional penting dikarenakan bertujuan untuk melakukan penghematan biaya produksi. Hal ini dilakukan karena ada beberapa negara yang mungkin tidak memiliki kemampuan untuk mengolah suatu produk dikarenakan kurangnya biaya atau sumber daya. Apabila negara tersebut memaksakan untuk mengolahnya, otomatis harga produksi akan naik berkali lipat. 

Maka dari itu, masalah-masalah seperti itu dapat diselesaikan dalam kegiatan ini. Negara dapat melakukan transaksi untuk membeli bahan baku dengan harga terjangkau dari negara lain, sehingga dapat menekan biaya produksi dan menjual barang dengan harga yang masih terjangkau oleh konsumen.

Mendapatkan Inovasi dan Pengetahuan Baru

Bisnis internasional mendorong perusahaan berinovasi dan juga mendapatkan pengetahuan baru melalui interaksi dengan pasar global. Perusahaan yang beroperasi di berbagai negara akan lebih mudah mendapatkan akses insight baru terkait variasi kebutuhan konsumen, persaingan, dan tren pasar yang berbeda. Hal tersebut membuat perusahaan untuk beradaptasi, mengembangkan produk baru, dan meningkatkan kualitas layanan. 

Baca juga  5 Faktor Yang Mempengaruhi Gaya Kepemimpinan, Apa Saja Ya?

Dengan memahami dan mengenali berbagai kegiatan dalam perdagangan ini, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang dan tantangan yang terkait dengan proses ekspansi internasional. Hal ini membantu perusahaan untuk mengembangkan strategi yang tepat dan memanfaatkan secara optimal insight yang didapat melalui keterlibatan dalam bisnis internasional.

Tantangan Apa Saja yang Dihadapi dalam Bisnis Internasional?

Setelah mengetahui berbagai manfaat dan dampak positif yang dihasilkan oleh adanya bisnis internasional, ternyata kegiatan ini juga memiliki tantangan yang perlu dihadapi. Lalu, apa saja tantangannya? Berikut di antaranya.

Perbedaan Budaya dan Bahasa 

Pertama, tantangan dalam bisnis internasional adalah adanya perbedaan budaya dan bahasa. Dalam bisnis, tentu saja dibutuhkan interaksi dan komunikasi untuk mencapai suatu keberhasilan. Interaksi dengan berbagai budaya bahasa yang berbeda ini bisa menjadi hambatan dalam negosiasi dan pemahaman bisnis. Maka dari itu, perusahaan harus mengembangkan pemahaman mendalam tentang budaya dan bahasa negara-negara di mana mereka ingin beroperasi.

Regulasi dan Kebijakan Pemerintah

Selanjutnya, tantangan dalam bisnis internasional adalah regulasi dan kebijakan pemerintah yang berbeda dari negara asal. Pastinya setiap negara memiliki peraturan dan kebijakan masing-masing terkait dengan perdagangan internasional. Regulasi yang kompleks dan beragam ini dapat menambah biaya dan kompleksitas operasional bagi perusahaan. Maka dari itu, perusahaan harus mematuhi aturan dan perizinan yang berlaku di setiap negara tujuan sebelum terjun ke ranah bisnis internasional. 

Risiko Politik dan Hukum 

Berikutnya, tantangan dalam bisnis internasional adalah risiko politik dan hukum. Perlu diketahui bahwa perubahan dalam kebijakan politik atau ketidakstabilan politik di suatu negara dapat mempengaruhi operasional perusahaan. Selain itu, perusahaan juga harus mempertimbangkan risiko hukum di negara tersebut, seperti perbedaan dalam sistem hukum, perlindungan hak kekayaan intelektual, dan konflik hukum antar negara.

Adanya Gangguan Stabilitas Ekonomi

Dalam menjalankan bisnis internasional juga perlu diketahui bahwa adanya potensi defisit dan resesi ekonomi. Biasanya, hal tersebut terjadi dikarenakan adanya konflik di suatu negara yang mampu menghambat perdagangan antar negara yang sedang berlangsung. Contohnya, peristiwa kudeta, perang, dan kerusuhan di sebuah negara. 

Consumer Behaviour yang Berubah

Tak kalah pentingnya, perusahaan juga harus memperhatikan consumer behavior di negara yang dituju. Sebab, bisnis internasional memiliki potensi perilaku konsumen yang mengalami perubahan. Secara nalurinya, konsumen akan menjadi lebih selektif dalam memilih produk yang baru masuk ke dalam negaranya. 

Bagaimana Cara Mengembangkan Strategi Bisnis Internasional?

Dalam mengembangkan strategi bisnis internasional, perusahaan bisa menggunakan framework Analisis Lanskap Bisnis yang diusung oleh Hermawan Kartajaya. Di dalam bukunya yang berjudul “MarkPlus Basics”, ia menjabarkan Analisis Lanskap Bisnis terdiri dari beberapa tahap, mulai dari menerapkan analisis 4C (Change, Customer, Competitor, Company) & TOWS (Threats, Opportunities, Weakness, Strength), menentukan key issue dan implikasi dari permasalahan bisnis, dan terakhir menentukan strategic intent bisnis yang menjawab permasalahan bisnis tersebut.

Baca juga  Tipe-tipe Komunikasi: Kenali Gaya Komunikasi Kamu!

Langkah pertama, perusahaan bisa menerapkan model 4C-Diamond yang terdiri dari empat faktor utama dalam bisnis internasional, yaitu perubahan (Change), pelanggan (Customer), pesaing (Competitor), dan perusahaan itu sendiri (Company). Faktor-faktor tersebut membentuk lanskap bisnis dan memberikan pemahaman lengkap terkait lingkungan internal & eksternal perusahaan.

Langkah kedua adalah analisis TOWS. Perusahaan dapat memilih elemen-elemen 4C-Diamond dan mengelompokkannya ke dalam matriks TOWS dengan menggunakan prinsip MECE (Mutually Exclusive, Collectively Exhaustive). Tujuannya adalah mengidentifikasi dan mengembangkan strategi yang berfokus pada ancaman (Threats) dan peluang (Opportunities) yang dihadapi oleh perusahaan, serta kelemahan (Weaknesses) dan kekuatan (Strengths) yang dimilikinya.

Setelah menentukan elemen-elemen TOWS, perusahaan harus mengidentifikasi permasalahan utama (key issues). Dari sini, nantinya perusahaan bisa menentukan upaya dalam merumuskan strategi yang tepat dari implikasi atau dampak yang ditimbulkan terhadap perusahaan. Terakhir, perusahaan perlu menetapkan strategic intent, yang merupakan tujuan utama dari perusahaan. Dengan begitu, perusahaan bisa merumuskan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan sebagai pedoman mereka.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, bisnis internasional memainkan peran penting dalam menghubungkan ekonomi global dan membuka peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi masing-masing negara. Dengan pendekatan yang tepat, bisnis internasional dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi perusahaan dan negara-negara yang terlibat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, bahkan hingga membawa kemajuan bagi masyarakat global.

Bagi para profesional dan eksekutif yang ingin mengembangkan pemahaman lebih mendalam tentang bisnis internasional, mengikuti Executive Education Program adalah langkah yang sangat tepat. Program ini akan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi complexity dari bisnis internasional, mulai dari strategi ekspansi pasar hingga pengembangan jaringan bisnis global. 

Dengan mengikuti program ini, Anda dapat meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tantangan bisnis internasional dan memanfaatkan peluang yang ada. Selain itu, program ini juga akan membantu Anda untuk memperluas jaringan secara profesional dengan para ahli dan rekan bisnis dari berbagai latar belakang, yang dapat menjadi sumber inspirasi dan kerja sama berharga dalam mengembangkan bisnis.

Dengan mengikuti Executive Education Program, Anda diajarkan untuk mengasah kemampuan dalam menghadapi dinamika bisnis internasional yang terus berkembang. Sehingga, Anda menjadi lebih siap dan kompeten dalam mengelola risiko, mengembangkan strategi yang efektif, dan menjalin hubungan bisnis yang kuat di pasar global. 

Jadi, tunggu apalagi? Ayo segera #PerluasKapasitas melalui Executive Education Program dan dapatkan dampak positifnya bagi perusahaan Anda!

Share with Your Friends!
Avatar for Fachri Rizki
SEO Content Writer at MarkPlus Institute

Leave a Comment