Dalam upaya memicu kesadaran konsumen untuk bertransaksi kembali ke suatu brand, perusahaan perlu membangun brand loyalty yang baik. Hal ini dikarenakan brand loyalty mampu mendorong konsumen, secara konsisten, tanpa terpengaruh oleh campaign marketing kompetitor.

Apabila perusahaan berhasil membawa konsumen ke tahap ini, maka artinya brand mampu terhubung dengan konsumen secara emosional. Oleh karena itu, brand loyalty menjadi teknik yang sangat penting untuk ditingkatkan oleh suatu perusahaan.

Lantas, apa sebenarnya brand loyalty? Bagaimana cara membangun atau meningkatkannya? Simak penjelasannya di artikel ini!

Apa itu Brand Loyalty?

Di dalam buku berjudul Consumer Behavior yang ditulis oleh John C. Mowen dan Michael Minor, dijelaskan bahwa brand loyalty merupakan suatu hubungan atau sikap positif konsumen terhadap brand yang mampu mendorong mereka untuk terus bertransaksi dan terlibat secara emosi.

Kemampuan dari brand loyalty ini berguna untuk menjaga konsumennya agar terus memercayai dan melakukan pembelian dari brand tersebut, terlepas dari berbagai pengaruh, seperti kenaikan harga, kenyamanan, hingga faktor lainnya.

Apa saja Manfaat dari Brand Loyalty?

Apabila perusahaan mampu mengelola dan meningkatkan brand loyalty dengan benar, maka terdapat beberapa manfaat yang akan didapatkan, antara lain:

1. Mengurangi Biaya Pemasaran

Dibandingkan dengan upaya untuk mendapatkan pelanggan baru melalui berbagai strategi pemasaran, akan lebih murah apabila perusahaan meningkatkan brand loyalty. 

2. Meningkatkan Perdagangan

Loyalitas yang kuat terhadap suatu brand akan menghasilkan peningkatan perdagangan dan memperkuat keyakinan perantara pemasaran.

Baca juga  Pentingnya Collaborative Problem Solving dalam Dunia Bisnis

3. Menarik Minat Pelanggan Baru

Banyaknya pelanggan suatu brand yang merasa puas pada brand tersebut akan menimbulkan perasaan yakin bagi calon pelanggan untuk mengonsumsi brand tersebut, terutama jika pembelian yang mereka lakukan memiliki risiko tinggi.

Selain itu, pelanggan yang puas umumnya akan merekomendasikan brand tersebut kepada orang yang dekat dengannya, sehingga kemungkinan meningkatnya pelanggan baru pun bisa terjadi.

4. Memberikan Waktu untuk Merespon Ancaman Persaingan

Brand loyalty akan memberi waktu pada perusahaan untuk merespon gerakan dari para pesaingnya. Maksudnya, Jika salah satu pesaing mengembangkan produk yang unggul, pelanggan yang loyal akan memberikan waktu pada perusahaan tersebut untuk memperbaharui produknya dengan menyesuaikannya. 

Apa saja Indikator Brand Loyalty?

Pada umumnya, brand loyalty terdiri dari beberapa indikator yang menunjukkan kesetiaan konsumen pada sebuah brand atau perusahaan. Di bawah ini merupakan beberapa indikator tersebut, yaitu:

1. Memiliki Komitmen

Komitmen di sini artinya berkaitan dengan hubungan emosional antara konsumen dan brand. Konsumen yang memiliki kecintaan pada sebuah brand, cenderung memiliki kepercayaan tinggi.

2. Berani Membayar Lebih

Konsumen berani untuk membayar lebih pada suatu brand dibandingkan dengan brand lain. Mereka dengan senang hati menghabiskan banyak uang untuk brand yang mereka percayai. Akan tetapi, mereka tidak akan bersedia membayar untuk produk sejenis dari brand lain, meskipun produk tersebut memiliki harga yang lebih murah.

3. Mengajak Orang Lain

Seperti yang sudah sempat dibahas sebelumnya, bahwa konsumen dengan brand loyalty yang tinggi akan dengan sukarela merekomendasikan perusahaan yang ia sukai kepada orang lain. Mereka sangat senang apabila orang lain membeli produk dengan brand yang sama dengan mereka, setelah membicarakan pengalaman menggunakan merek tersebut.

Baca juga  Mengenal ESG: Pengertian dan Keuntungannya bagi Perusahaan

4. Melakukan Pembelian Ulang

Konsumen dengan brand loyalty yang tinggi tidak akan segan melakukan pembelian ulang pada brand tersebut. Hal ini menjadi salah satu manfaat paling utama dari brand loyalty.

5. Mengikuti Perkembangan Brand

Konsumen akan selalu mengikuti perkembangan atau pemberitaan dari sebuah brand, sehingga mereka tidak akan ketinggalan pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan, seperti munculnya produk baru dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Membangun Brand Loyalty?

Setelah memahami penjelasan di atas, maka langkah selanjutnya adalah mulai membangun brand loyalty yang efektif dan efisien. Bagaimana caranya? Yuk, simak jawabannya di bawah ini!

1. Pastikan produk atau layanan perusahaan memberikan nilai yang baik dan memenuhi atau bahkan melampaui ekspektasi pelanggan.

2. Bangun hubungan yang baik dengan pelanggan, melalui email, media sosial, atau pemberitahuan aplikasi untuk memberikan informasi edukasi, promosi ataupun produk terbaru.

3. Pelajari preferensi dan kebutuhan pelanggan. Perusahaan dapat meminta umpan balik secara teratur dengan menggunakan data pelanggan untuk memahami pola perilaku mereka.

4. Sesuaikan penawaran atau saran produk berdasarkan riwayat pembelian atau preferensi pelanggan.

5. Tanggapi pertanyaan atau masalah pelanggan dengan cepat dan efisien.

6. Implementasikan program loyalitas atau penghargaan untuk mendorong pelanggan untuk terus berbelanja dengan Anda. Program ini dapat berupa diskon, poin yang dapat ditukarkan, atau hadiah eksklusif lainnya.

7. Menghargai kesetiaan pelanggan dengan ikut merayakan ulang tahun pelanggan atau memberikan penghargaan khusus untuk pelanggan yang telah setia dalam jangka waktu tertentu.

8. Bersikap jujur dan transparan pada seluruh interaksi dengan pelanggan, terutama dalam hal harga, kebijakan pengembalian dan kualitas produk.

9. Melibatkan pelanggan dalam proses pengembangan produk atau keputusan strategis tertentu, misalnya melakukan voting untuk menamakan produk baru.

Baca juga  Delegasi Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Penerapannya

10. Pertimbangkan keberlanjutan dan kualitas pada seluruh operasional bisnis. Pelanggan semakin menghargai brand yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.

Penutup

Berdasarkan penjelasan di atas, keputusan untuk membangun dan meningkatkan brand loyalty merupakan langkah yang tepat untuk menciptakan fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang bagi keberhasilan suatu brand perusahaan. Oleh karena itu, Anda perlu mempelajarinya lebih mendalam  bersama program Executive MBA in Strategic Marketing SBM ITB bersama Markplus Institute

Program ini merupakan pascasarjana pertama dan satu-satunya dalam bidang pemasaran strategis di Indonesia yang dirancang untuk memberikan Anda pemahaman tentang bagaimana strategi pemasaran harus dirumuskan dalam lanskap Indonesia dan ASEAN, termasuk cara membangun brand loyalty yang efektif.

Sebagian besar mata pelajaran dibuat untuk memberikan sudut pandang yang lebih kontekstual sesuai dengan apa yang terjadi di Indonesia saat ini dan di masa mendatang sehingga cocok untuk Anda yang telah memiliki pengalaman kerja berkualitas tinggi dan ingin menambah pengetahuan tentang strategic marketing.

Tunggu apalagi? Pantau informasi pendaftarannya di sini.

Share with Your Friends!
Avatar for Atha Hira
SEO Writer

Leave a Comment