Ketika mendengar kata entrepreneur atau bisnis, umumnya orang akan berpikir tentang hasil produk atau layanan yang mereka hasilkan menghasilkan keuntungan atau tidak. . Hal tersebut tidak akan bertahan lama jika suatu bisnis tidak mengimplementasikan inovasi dan kreativitas dalam produk atau layanannya. 

Sebagai contoh, pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa kompetitor berani menjual variasi  produk  lebih banyak dibandingkan dengan bisnis Anda? Padahal produk yang ditawarkan sejenis dan serupa. Sebagai pelaku bisnis, pertanyaan ini tentu pernah terlintas ketika bisnis Anda menghadapi persaingan yang semakin ketat dengan keinginan pasar yang terus dinamis. Lantas, bagaimana solusinya?

Dalam mengatasi hal tersebut, diperlukan cara berpikir yang inovatif dan kreatif demi memenangkan kompetisi dalam berbisnis. Dengan mengembangkan dua pola pikir ini, maka Anda dapat merancang dan membuat produk yang mampu bersaing dengan para kompetitor. Selain itu, Anda juga bisa memutuskan strategi pemasaran yang tepat dan tidak biasa dibandingkan perusahaan lainnya.

Jadi, bisa dikatakan bahwa inovasi dan kreativitas menjadi nyawa untuk pebisnis mencetak banyak keuntungan, juga membawa bisnis semakin maju dan berkembang. Dalam artikel ini, akan dibahas bagaimana cara meningkatkan mindset yang kreatif dan inovatif dalam bisnis yang bisa Anda lakukan. Simak hingga selesai untuk mengetahui informasinya!

Bagaimana Cara Membangun Kreativitas dalam Bisnis?

kreativitas dalam bisnis

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kreativitas merupakan kemampuan untuk mencipta daya cipta. Sedangkan, menurut beberapa ahli, kreativitas adalah ide atau gagasan dan kemampuan berpikir kreatif. 

Dari definisi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kreativitas merupakan kemampuan seseorang dalam menuangkan ide atau gagasan melalui proses berpikir kreatif untuk menciptakan sesuatu yang menuntut pemusatan, perhatian, kemauan, kerja keras dan ketekunan.

Dalam dunia bisnis, kreativitas adalah sebuah aktivitas menghasilkan ide kreatif yang layak secara teknis berdasarkan permasalahan yang terdefinisi dengan baik, dimana kreativitas yang disalurkan ini harus sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan.

Seorang wirausaha (entrepreneur) sebagai pionir dalam berbisnis dianggap sebagai orang yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan opportunity dan preparation. Mereka memiliki kombinasi elemen internal yang meliputi motivasi diri, visi, komunikasi, optimisme, dorongan semangat, dan kemampuan untuk memanfaatkan peluang usaha.

Baca juga  4 Cara Efektif Membangun Innovative Team dalam Perusahaan

Dalam hal ini, wirausaha mengandalkan aspek penting kreativitas dalam dirinya yang berasal dari dua sumber, antara lain:

1. Imajinasi dan Ide

Imajinasi yang kreatif merupakan kekuatan yang tidak terbatas. Melalui imajinasi, seseorang dapat mengembangkan ide untuk menciptakan berbagai karya, bisnis dan sebagainya. Imajinasi tersebut akan lebih berfungsi apabila diiringi oleh ilmu pengetahuan lainnya.

2. Sifat Proses Kreatif

Seorang wirausaha yang ingin memiliki sifat kreatif harus belajar cara mengimplementasikan proses kreatif ke arah yang positif. Hal ini dapat dilatih dan dikembangkan dalam suatu lingkungan yang mendukung kreativitas, seperti berpikir dan bertindak secara kreatif.

Apa yang Dimaksud Inovasi dalam Bisnis?

inovasi dalam bisnis

Inovasi merupakan kemampuan untuk mengubah ide kreatif menjadi produk dan layanan dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang. Selain itu, inovasi juga menjadi suatu kombinasi visi untuk menciptakan gagasan yang lebih baik dan keteguhan serta dedikasi untuk mempertahankan konsep melalui implementasi.

Dengan inovasi, pelaku bisnis dapat menciptakan sumber daya produksi yang baru maupun meningkatkan pengelolaan sumber daya yang ada dengan menciptakan nilai potensi yang belum ada sebelumnya. Oleh karena itu, untuk memiliki pola pikir yang inovatif, pelaku bisnis harus mempunyai keberanian untuk melanjutkan sebuah ide (kreativitas) ke dalam tahap pengembangan hingga penciptaan.

Inovasi dalam dunia bisnis terdiri dari empat jenis, antara lain:

  1. Penemuan. Proses ini merupakan kreasi suatu produk, jasa atau proses baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
  2. Pengembangan. Proses ini merupakan pengembangan suatu produk, jasa atau proses yang sudah ada. 
  3. Duplikasi. Peniruan suatu produk, jasa atau proses yang telah ada, namun tetap menambahkan sentuhan kreatif untuk memperbaiki konsep agar lebih mampu memenangkan persaingan bisnis.
  4. Sintesis. Perpaduan konsep dan faktor-faktor yang sudah ada menjadi formulasi baru. Proses ini meliputi pengambilan sejumlah ide yang sudah ditemukan, lalu dibentuk sehingga menjadi produk yang dapat diaplikasikan dengan cara baru.

Cara Meningkatkan Inovasi dan Kreativitas dalam Bisnis

Banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk melatih berpikir kreatif dan inovatif. Berikut ini kami rangkum sebanyak 7 cara yang efektif untuk dilakukan:

Baca juga  5 Alasan Mengapa Inovasi dalam Bisnis itu Penting

Menambah dan Memperluas Pengetahuan

Semakin banyak pengetahuan yang kita miliki, maka semakin besar potensi Anda untuk menghasilkan ide-ide yang unik dan tidak pernah terpikir sebelumnya oleh kebanyakan orang. Selama Anda tidak segan untuk terus belajar dan mencari informasi yang dibutuhkan kapan saja dan di mana saja, kreativitas dan inovasi Anda akan meningkat. Hal ini sangat menguntungkan karena Anda akan lebih mudah membaca situasi dan memanfaatkannya menjadi suatu peluang.

Beberapa cara untuk memperluas pengetahuan antara lain membaca buku, menonton film dokumenter, mengikuti berita terkini, mengikuti pelatihan, bersosialisasi dan berinteraksi dengan banyak orang.

Jangan Pernah Takut Mengambil Risiko

Perubahan positif tidak akan terjadi apabila Anda memiliki sifat pasif. Bisnis tidak akan berkembang apabila Anda hanya berpangku tangan menunggu keberuntungan dan keajaiban datang. 

Oleh karena itu, mengembangkan kreativitas dan inovasi akan memunculkan peluang bisnis baru yang menguntungkan. Akan tetapi, ide-ide kreatif nan brilian yang Anda miliki tidak akan menghasilkan apapun jika Anda takut untuk mencobanya. Ketakutan akan kegagalan justru membahayakan kelangsungan bisnis. Padahal, kegagalan akan memberi kita pelajaran penting dan belajar untuk memperbaiki kesalahan.

Berpikiran Terbuka

Salah satu komponen penting yang dapat mendorong kreativitas dan inovasi dalam berbisnis adalah berpikiran terbuka. Anda perlu mendengarkan pendapat dan informasi dari orang lain agar bisa mengembangkan ide kreatif yang tidak pernah terpikir sebelumnya.

Apabila Anda memiliki pemikiran yang terbuka, maka sama saja dengan Anda berlatih menemukan jawaban untuk solusi terbaik atas permasalahan yang dihadapi dari berbagai sudut pandang yang berbeda.

Berpikir Positif

Pikiran yang positif akan sangat membantu memunculkan suasana hati atau perasaan yang positif pula, sehingga kreativitas dalam diri pun dengan mudah tumbuh dan berkembang. Ketika Anda dihadapi oleh permasalahan bisnis, maka berpikir secara positif sangat diperlukan untuk mencari solusi yang kreatif dan inovatif.

Sebagai pelaku bisnis, jangan sampai Anda gagal karena dikuasai oleh pikiran negatif, seperti malas, senang menunda-nunda dan lainnya. Alih-alih meningkatkan kreativitas dan inovasi, namun justru menambah beban bisnis.

Mencari Sudut Pandang Lain

Ketika dihadapi kebuntuan, terdapat satu hal yang bisa Anda lakukan, yaitu mencari sudut pandang atau perspektif lain untuk menemukan solusi dari masalah yang sedang dihadapi. Hal ini juga menjadi salah satu cara untuk mengasah dan menumbuhkan kreativitas dan inovasi.

Baca juga  9 Ciri Social Leader yang Wajib Diketahui para Entrepreneur

Catat Setiap Ide yang Muncul

Suatu ide atau inspirasi dapat muncul kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, Anda perlu menyiapkan catatan kecil yang dapat digunakan untuk mencatat setiap ide yang tiba-tiba melintas agar ide brilian tersebut dapat mudah diingat dan tidak terlewat begitu saja.

Meski tampak sederhana, namun mencatat ide yang muncul akan memberikan keuntungan tersendiri bagi kita. Kita akan selalu ingat, sehingga tidak kehilangan ide berharga bagi bisnis kita ke depannya. Dari catatan singkat tentang ide tersebut, kita bisa lebih mudah untuk mengembangkannya di kemudian hari dan merealisasikannya menjadi ˜fakta™ bisnis yang menguntungkan.

Tidak Takut untuk Bertindak

Ide kreatif akan hanya menjadi sebuah imajinasi apabila Anda tidak merealisasikannya. Dari sekian banyak cara untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi, take action menjadi cara yang paling penting sebab tanpa ada aksi, ide sekreatif apapun tidak akan mendatangkan keuntungan bisnis. Apakah Anda berani untuk merealisasikan ide “gila yang terpendam dalam diri Anda hingga saat ini?

Penutup

Aktivitas bisnis sangat memerlukan para aktor yang inovatif, kreatif dan cepat tanggap dalam menghadapi setiap tantangan dan perubahan. Hal ini sangat membantu keberlangsungan perusahaan dalam meningkatkan mutu, seperti proses produksi, pelayanan dan manajemen demi meraih keuntungan jangka panjang dan mampu bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Oleh karena itu, Anda perlu mengembangkan sisi kreativitas dan inovatif dalam diri Anda agar bisa menjadi pelaku bisnis yang handal. Anda bisa mengembangkan hal tersebut bersama program Entrepreneurial Marketing “ MBA (ENMARK “ MBA) yang dirancang khusus untuk para pemimpin bisnis generasi selanjutnya untuk belajar tentang pemasaran, manajemen, strategi bisnis, dan pola pikir kewirausahaan dalam pelaksanaan bisnis.

Program ini akan mengadakan berbagai kelas yang langsung diajarkan oleh akademisi terbaik dari marketing thinker SBM ITB dan pengajar profesional dari MarkPlus Institute. Output dari program ini diharapkan dapat mencetak para wirausaha yang akan membantu membangun ekosistem kewirausahaan di tingkat nasional maupun internasional.

Tunggu apalagi? Simak informasi selanjutnya di sini.

Share with Your Friends!
Avatar for Atha Hira
SEO Writer

Leave a Comment