Joint Venture Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

By

Iman Fadhilah

| Published

Apa itu joint venture? joint venture adalah bentuk kemitraan bisnis di mana dua atau lebih perusahaan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dalam suatu proyek atau usaha tertentu
Joint Venture Merupakan Salah Satu Bentuk Dari Kerjasama Bisnis

JV atau Joint venture adalah bentuk kemitraan bisnis di mana dua atau lebih perusahaan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dalam suatu proyek atau usaha tertentu. 

Konsep ini semakin populer di dunia modern untuk mengekspansi perusahaan atau melakukan kerjasama antar perusahaan dan mencapai tujuan tertentu.

Perjanjian ini juga memiliki beberapa keunggulan, seperti membantu pertumbuhan perusahaan yang lebih cepat, manajemen risiko yang lebih baik, dan kesempatan untuk ekspansi pasar yang lebih luas.

Jadi, memahami konsep ini akan menjadi keuntungan sendiri bagi Anda yang ingin melakukan hubungan bisnis khususnya joint venture.

Di kesempatan ini, kami akan akan membahas secara mendalam apa yang dimaksud dengan joint venture dan mengapa hal ini menjadi strategi yang semakin populer dalam dunia bisnis saat ini. Mari simak!

Pengertian Joint Venture

joint venture adalah bentuk perjanjian bisnis di mana dua atau lebih pihak untuk menggabungkan sumber daya mereka dengan tujuan menyelesaikan tugas tertentu.
Ilustrasi Joint Venture

Mengutip dari laman Investopedia, joint venture adalah bentuk perjanjian bisnis di mana dua atau lebih pihak untuk menggabungkan sumber daya mereka dengan tujuan menyelesaikan tugas tertentu.

Tugas ini bisa berupa usaha bersama, proyek baru, dan kegiatan bisnis lainnya.

Orang-orang atau perusahaan yang terlibat dalam perjanjian JV bertanggung jawab atas kerugian, dan biaya yang terkait dengan kegiatan tersebut.

Namun, usaha yang didasarkan atas perjanjian joint venture adalah sebuah entitas tersendiri, yang terpisah dari kepentingan bisnis lain yang dimiliki oleh orang-orang yang terlibat.

Joint venture adalah istilah kemitraan secara umum, namun perjanjian ini tidak menutup kemungkinan bahwa perusahaan joint venture dapat dibentuk atas struktur hukum apapun. 

Misalnya, JV perusahaan, kemitraan perusahaan, LLC (limited liability companies) dan bentuk perusahaan lainnya.

Baca juga  11 Gaya Kepemimpinan, Strategi untuk Kesuksesan Bisnis

Selain itu, meski tujuan dari sebuah joint venture biasanya untuk produksi atau penelitian, perjanjian bisnis ini juga bisa dibentuk untuk tujuan yang berkelanjutan. 

JV juga dapat menggabungkan perusahaan besar dan kecil untuk mengambil alih satu atau beberapa proyek dan kesepakatan.

Tujuan Dilakukannya Joint Venture

Tujuan jv adalah untuk menggabungkan sumber daya, ekspansi pasar, pengurangan risiko, dan lainnya.
Tujuan Dibentuknya Joint Venture

Dilakukannya JV umumnya memiliki beberapa tujuan utama, yang dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan strategi bisnis perusahaan. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  1. Menggabungkan Sumber Daya

Joint venture dapat memanfaatkan sumber daya gabungan antar perusahaan yang terlibat untuk mencapai tujuan bersama.

Hal ini dapat menjadi keunggulan tersendiri karena masing-masing perusahaan memiliki kelebihannya masing-masing.

Misalnya, perusahaan A sudah memiliki proses manufaktur yang unggul, sedangkan mungkin perusahaan B memiliki proses distribusi yang lebih baik dari perusahaan A.

Sehingga, kombinasi antara perusahaan A dengan perusahaan B membuat proses berjalannya usaha menjadi lebih baik dari sebelumnya.

  1. Mengurangi Biaya

Dengan menggunakan kombinasi antara dua perusahaan, mereka dapat memanfaatkan biaya produksi dengan biaya per-unit yang lebih rendah dibandingkan ketika mereka beroperasi secara independen.

Hal tersebut terjadi karena dilakukannya joint venture akan menambah skala produksi secara signifikan, sehingga bahan baku yang didapatkan juga bisa lebih murah.

Penghematan biaya juga mencakup pembagian biaya iklan atau pembayaran tenaga kerja.

  1. Menggabungkan Para Ahli dari Perusahaan Berbeda

Dua perusahaan atau pihak yang membentuk joint venture mungkin memiliki latar belakang, keterampilan, atau keahlian yang berbeda. 

Ketika ini digabungkan satu sama lain, setiap perusahaan dapat mendapatkan manfaat dari masing-masing perusahaannya secara timbal balik.

  1. Ekspansi Pasar

Implementasi joint venture yang umum lainnya adalah bermitra dengan bisnis lokal untuk memasuki pasar asing. 

Sebuah perusahaan yang ingin memperluas jaringan distribusinya ke negara-negara baru dapat masuk ke dalam perjanjian JV untuk menyuplai produk kepada bisnis lokal.

Baca juga  Cara Efektif Meningkatkan Customer Loyalty pada Bisnis

Dengan demikian, mereka bisa mendapatkan manfaat dari jaringan distribusi yang sudah ada. 

Beberapa negara memiliki pembatasan terhadap pihak asing yang masuk ke pasar mereka. 

Sehingga hal tersebut membuat perjanjian JV dengan perusahaan lokal merupakan satu-satunya cara untuk berbisnis di negara tersebut.

  1. Pengurangan Risiko

Dengan berbagi tanggung jawab dan resiko bersama mitra, perusahaan dapat mengurangi risiko yang terkait dengan proyek atau bisnis tertentu.

Hal tersebut dapat membantu perusahaan yang terlibat melindungi aset dan keuangan perusahaan secara bersama-sama.

Contoh Joint Venture di Dunia Nyata

JV telah diterapkan oleh banyak perusahaan, termasuk perusahaan Indonesia dan perusahaan di dunia.
Contoh Penerapan Joint Venture di Perusahaan Indonesia dan Dunia

Di dunia atau bahkan di Indonesia sudah banyak sekali perusahaan yang menerapkan joint venture, berikut adalah beberapa di antaranya.

  • PT. Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, sebagai hasil dari PT MRT Jakarta Perseroda dan PT KAI Persero. Hal ini sebagai arahan dari presiden untuk mengelola transportasi publik yang terintegrasi, khususnya KRL dan MRT.
  • PT Nestle Indofood Citarasa Indonesia, sebagai hasil dari PT Nestle Indonesia dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Hal ini untuk membentuk sistem kerjasama demi meningkatkan jangkauan pasar yang lebih luas.
  • Samsung dan Spotify, tujuannya adalah untuk memudahkan pengguna Samsung mendengarkan musik streaming lewat Spotify di berbagai produk Samsung.
  • Ford dan Toyota, antar dua perusahaan ini bertujuan untuk mengembangkan truk hybrid bersama.

Tingkatkan Kemampuan Bisnis Anda Dengan Pelatihan Eksekutif

MarkPlus Institute, dengan program Executive Education, dapat membantu Anda mengejar peluang JV dengan kepercayaan diri dan mengambil langkah-langkah cerdas dalam mengelola bisnis Anda.
Salah Satu Cara Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbisnis Adalah Mengikuti Pelatihan Executive Education Program

Dalam dunia bisnis yang terus berkembang dan penuh peluang serta tantangan, meningkatkan kemampuan bisnis adalah suatu keharusan.

Sebagian besar perusahaan, baik yang telah berpengalaman maupun yang baru merintis, seringkali menghadapi keputusan penting seperti mempertimbangkan joint venture (JV) sebagai bagian dari strategi pertumbuhan mereka. 

Bagi mereka yang ingin memahami lebih dalam tentang JV dan bagaimana hal ini dapat menjadi alat yang kuat dalam mengoptimalkan sumber daya dan mengakses pasar baru, pelatihan eksekutif adalah salah satu caranya.

Baca juga  10 Leadership Skill untuk Mencapai Kesuksesan yang Efektif

MarkPlus Institute, dengan program Executive Education, dapat membantu Anda mengejar peluang JV dengan kepercayaan diri dan mengambil langkah-langkah cerdas dalam mengelola bisnis Anda.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini untuk mendorong pengembangan bisnis Anda. 

Kesuksesan Anda di masa depan bisa dimulai dengan mengunjungi link ini untuk informasi lebih lanjut mengenai artikel Executive Education Program dari MarkPlus Institute.

Ayo, #PerluasKapasitas bersama MarkPlus Institute!

Share with Your Friends!

Leave a Comment