Apabila saat ini Anda bekerja di bidang marketing, mungkin istilah marketing technology (martech) dan advertising technology (adtech) tidak asing lagi di telinga Anda. Begitupun dengan Anda yang mungkin baru saja mempelajari bidang marketing.

Meskipun begitu, mayoritas orang masih bingung dan menganggap keduanya sebagai istilah dengan makna yang sama. Padahal, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara martech dan adtech. Oleh karena itu, artikel ini akan membantu Anda untuk mempelajari lebih lanjut perbedaan keduanya. Simak hingga selesai, ya!

Apa itu Marketing Technology (Martech)?

Marketing Technology (martech)

Secara umum, marketing technology merujuk pada penggunaan teknologi untuk mengeksekusi strategi pemasaran digital (digital marketing). Biasanya, martech hadir dalam bentuk SaaS (Software as a Service) dengan fokus pada keperluan automasi.

Automasi ini dikhususkan untuk mempersingkat waktu yang dibutuhkan dalam mengerjakan tugas-tugas yang repetitif sehingga memungkinkan para marketer lebih berfokus pada aspek kreatif dan strategis.

Dari sudut pandang lain, martech juga dapat dianggap sebagai penggunaan teknologi untuk mewujudkan, mengukur dan mengoptimalkan komunikasi dengan potential maupun existing customer via berbagai macam kanal digital. Contoh produk marketing technology, antara lain:

  • Customer relationship management (CRM)
  • Content marketing platform
  • Email marketing software
  • Social media management software
  • Digital analytics tools.

Apa itu Advertising Technology (Adtech)?

Advertising Technology (adtech)

Sesuai dengan namanya, advertising technology merujuk pada penggunaan teknologi untuk mengekspos sesuatu ke hadapan publik secara luas. Adtech berfungsi untuk membantu perusahaan mendapatkan customer baru, memfasilitasi penyampaian pesan kepada customer secara langsung, serta memastikan bahwa semuanya dieksekusi dengan tepat sasaran.

Baca juga  10 Rekomendasi Aplikasi CRM Terbaik untuk Bisnis Anda

Biasanya, adtech ditujukan untuk sebuah agensi periklanan atau publisher besar. Contoh produk advertising technology, antara lain:

  • Data management platform
  • Demand Side Platform (DSP)
  • Supply Side Platform (SSP)
  • Ad exchange
  • Tag Management System

Perbedaan Martech dan Adtech

Setelah mengetahui definisi dan fungsi dari marketing technology dan advertising technology. Selanjutnya akan dibahas beberapa perbedaan dari keduanya, yaitu:

Berdasarkan Peran

  • Marketing technology merupakan istilah umum untuk semua perangkat yang berguna dalam strategi pemasaran digital. Martech mengacu pada semua strategi untuk mempromosikan dan mengoptimalkan digital marketing campaign perusahaan.  Sedangkan, advertising technology lebih mengacu pada teknik dan teknologi yang berguna untuk memasukkan kampanye iklan ke pasar. Adtech lebih berfokus pada pembuatan kampanye iklan yang lebih tertarget, lebih relevan dan lebih baik pada target pasar. 
  • Advertising technology dapat mengidentifikasi pendekatan platform mana yang memiliki kinerja paling baik, mengumpulkan analitik dari hasil iklan yang telah berjalan, dan memastikan bahwa upaya paid marketing telah ditampilkan ke target yang tepat. Sedangkan, marketing technology lebih ke meningkatkan dan menumbuhkan leads, menghasilkan konversi dan membangun relationship atau hubungan dengan customer yang sudah ada maupun customer baru.

Berdasarkan Biaya Berlangganan

  • Perusahaan advertising technology akan menagih klien berdasarkan jumlah iklan yang klien beli. Sedangkan, marketing technology biasanya menggunakan penagihan dasar SaaS (Software as a Service).
  • Perusahaan martech cenderung menjual perangkat lunak secara berlangganan. Sedangkan, perusahaan adtech biasanya menjual produknya ke pasar dengan target pelanggan, yaitu biro iklan atau media/agensi. 
  • Marketing technology dikirimkan melalui cloud dan berbayar setiap bulan dengan metode penagihan langganan, sehingga dapat dikatakan bahwa biaya operasionalnya lebih murah dan dapat diperkirakan oleh perusahaan. Sedangkan, advertising technology bisa mengenakan biaya penagihan berbeda berdasarkan metrik seperti CRM. Harga adtech didasarkan pada pembelanjaan bulanan minimum yang telah menjadi kesepakatan bersama. Jadi, biaya berlangganan akan berbeda tergantung dari jenis kampanye dan hasil yang perusahaan dapatkan. 
Baca juga  Transformasi Digital, Kunci Sukses Bisnis Masa Kini

Berdasarkan Target

  • Marketing kerap melibatkan target ke kelompok audiens yang lebih spesifik. Marketer akan berusaha untuk mengidentifikasi, meneliti, membuat segmentasi dan memelihara target audiensnya. Sedangkan, advertiser mengarah ke pendekatan yang lebih meluas karena melibatkan pengiriman iklan ke banyak kelompok prospek yang belum mereka kenal.
  • Advertising technology digunakan untuk menjangkau target yang belum menjadi pelanggan karena masih memiliki sedikit informasi tentang produk dan layanan  sebuah bisnis yang ditawarkan. Sedangkan, penggunaan martech umumnya lebih tertarget. Contohnya dalam pengiriman email blast hanya ditujukan kepada orang yang pernah mendaftar form pada website bisnis atau pernah men-download aset.

Berdasarkan Pendekatan

Marketing technology lebih fokus memelihara prospek di saluran seperti email, SEO, media sosial dan lainnya. Sedangkan, advertising technology lebih ke media berbayar untuk membeli tempat (media buying) dan inventaris yang tepat untuk memajang konten iklan langsung ke audiens.

Berdasarkan Media

Advertising technology berarti media berbayar, yang di dalamnya terdiri dari: 

  • Display ads 
  • Sponsored social media posts 
  • PPC 

Sedangkan marketing technology, mencakup media yang tidak berbayar, seperti: 

  • Email marketing 
  • Social posting 
  • Organic marketing 

Berdasarkan Manajemen

Biasanya, martech dikendalikan langsung oleh tim marketing internal perusahaan karena segala aktivitasnya cenderung melibatkan interaksi langsung dengan basis pelanggan tertarget dari bisnis. Sedangkan, adtech cenderung berada di ruang lingkup agensi dari pihak ketiga.

Penutup

Relevansi martech dan adtech terus meningkat seiring dengan tingginya dominasi platform digital. Baik perusahaan besar maupun kecil telah menerapkan strategi pemasaran yang melibatkan martech dan adtech sebab semuanya memang tidak akan bisa lepas dari digitalisasi.

Jika Anda masih bertanya mana yang lebih penting antara marketing technology dan advertising technology? Jawabannya adalah sama-sama penting. Oleh karena itu, tugas Anda adalah menggunakan keduanya dengan strategi yang tepat agar dapat menghadirkan peluang bisnis untuk meningkatkan upaya pemasaran dengan lebih baik.

Baca juga  Mengulik Tren Sustainable Fashion pada Industri Pakaian Indonesia

Untuk mendalami disiplin ilmu kedua bidang tersebut, Anda dapat mengikuti program studi Magister Manajemen Teknologi yang unggul, inovatif, profesional, dan berintegritas, MMT in Technomarketing yang diselenggarakan Markplus Institute bersama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Lulusan dari program ini nantinya akan memiliki kemampuan (output) untuk:

  • Mengelola dan mengembangkan bisnis berbasis teknologi dengan pendekatan strategic marketing dan kemampuan manajemen yang holistic.
  • Memimpin dan melakukan riset pemasaran untuk pengembangan produk.
  • Merancang kerangka strategis untuk menjalankan taktik pemasaran yang efektif.

Informasi lebih lanjut, klik tautan ini.

Share with Your Friends!
Avatar for Atha Hira
SEO Writer

Leave a Comment