Strategi Social Media Marketing

By

Talitha Fakhira

| Published

Social Media Marketing

Strategi social media marketing sebaiknya dibuat dengan framework SMART (specific, measurable, attainable, relevant, time-bound). Strategi media sosial yang baik seharusnya dibuat secara spesifik dengan menentukan goals yang jelas. Selain itu, goals tersebut harus bisa diukur (dengan angka) sehingga progress-nya dapat dipantau. Tak lupa, goals yang dibuat haruslah realistis dan dapat dicapai. Goals yang ditetapkan juga sebaiknya relevan dan sejalan dengan tujuan bisnis secara luas. Terakhir, tetapkan timeframe untuk merealisasikan goals tersebut dan menentukan apakah “kesuksesan” sudah tercapai. Framework ini dapat memudahkan Anda dan tim untuk berkomitmen pada tujuan bisnis dan bekerja secara konsisten untuk mencapainya dari waktu ke waktu. Pelaporan keberhasilan ataupun kegagalan juga dapat disampaikan kembali kepada atasan dengan lebih mudah.

Indikator social media marketing

Kelebihan dari social media marketing ialah performanya lebih terukur dibandingkan dengan pemasaran cara tradisional. Ada beberapa indikator yang dapat Anda perhatikan untuk mengukur dan atau mencerminkan performa social media marketing bisnis Anda, atau bisa disebut juga sebagai key performance indicators (KPIs). Indikator-indikator ini biasanya berupa angka yang dapat Anda lihat untuk menilai apakah strategi marketing dapat berjalan dengan baik dan mencapai target. Target yang ingin dicapai tentunya beragam, tergantung pada area fokus bisnis Anda. Apakah Anda ingin membangun brand awareness? Menaikkan engagement? Atau mencetak penjualan?

Jika digeneralisasi, terdapat tiga area fokus yang dapat disasar oleh bisnis: reach, engagement, dan conversion. Reach dapat memperlihatkan sudah berapa jauh pesan pemasaran Anda benar-benar tersebar. Mengukur jangkauan di media sosial menunjukkan seberapa banyak orang yang berpotensi melihat post Anda. Hal ini dapat diukur dengan metrik seperti impressions, follower count, dan web traffic. Sementara itu, engagement umumnya menjadi fokus utama sebagian besar bisnis. Karena sejatinya, memiliki reach yang luas dengan engagement yang rendah dapat menjadi pertanda buruk karena hal itu menunjukkan bahwa pesan pemasaran Anda tidak resonate dengan para audiens. Menjangkau jutaan orang tidak akan ada artinya jika mereka tidak tertarik dengan penawaran Anda.

Baca juga  5 Manfaat Email Marketing untuk bisnis kalian!

Selama audiens engaged dengan bisnis Anda, mereka akan tumbuh secara organik dan menghasilkan lebih banyak prospek. Metrik yang digunakan untuk mengukur engagement umumnya meliputi clicks, likes, comments, shares, profile visits, dan brand mentions. Terakhir, conversion dapat mengukur seberapa banyak interaksi sosial yang berubah menjadi menjadi “pelanggan” dengan melihat kunjungan situs web, newsletter, pembelian, atau tindakan lain yang diinginkan. Jika bisnis Anda menargetkan conversion sebagai fokus utama bisnis, metrik yang bisa digunakan diantaranya adalah sales revenue, lead conversion rate, dan click-through rate (CTR).

Manfaat social media marketing

Jika Anda dapat mengoptimalkan sosial media sebagai media pemasaran, banyak manfaat yang dapat Anda ambil. Berikut lima manfaat social media marketing untuk bisnis Anda!

Menjalin hubungan dengan konsumen menjadi lebih mudah

Media sosial memberi bisnis Anda peluang untuk terhubung dan terlibat secara pribadi dengan pelanggan saat ini maupun calon pelanggan. Mutual benefit dari aksesibilitas brand yang mudah melalui saluran seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan lainnya memungkinkan pelanggan untuk melakukan kontak dengan mudah dan mendapatkan interaksi sosial yang menarik, memberi ruang untuk brand building dan kontak berskala luas melalui berbagai saluran.

Konten pemasaran Anda dapat disesuaikan dengan target

Target audiens media sosial adalah sekelompok orang yang telah Anda identifikasi dan ingin sasar. Ini dapat didasarkan pada demografi seperti usia, lokasi, gender, atau perilaku. Target audiens adalah mereka yang paling mungkin tertarik dengan produk atau pesan pemasaran Anda. Biasanya, menentukan target audiens akan mirip dengan menyusun buyer persona. Anda akan menjawab pertanyaan seperti, “Konten seperti apa yang akan menarik atau menyentuh audiens?”. Ini penting agar Anda dapat berbicara dalam bahasa yang sama dengan audiens Anda, sehingga pesan pemasaran lebih terarah dan memantik interaksi di media sosial, mengembangkan loyalitas merek, dan akhirnya membeli produk Anda.

Baca juga  Facebook Marketing: Strategi dan Tips untuk Bisnis Kamu!

Pemasaran dengan media sosial dapat memangkas biaya pemasaran

Saat melihat keefektifan biaya pemasaran media sosial, penting untuk menyoroti betapa murahnya pemasaran media sosial daripada pemasaran tradisional. Tepatnya, bisnis apa pun dapat mendaftar di platform media sosial apa pun yang mereka inginkan secara gratis.  Namun, penting untuk dipahami bahwa Anda perlu berinvestasi dalam pembuatan konten dan biaya pemasaran non-organik.

Media sosial sudah menjadi bagian dari kegiatan konsumen

Media sosial untuk bisnis tidak dapat dikatakan lagi sebagai suatu hal yang opsional. Ini adalah cara penting untuk menjangkau pelanggan Anda, mendapatkan insights, dan mengembangkan brand Anda. Hampir seluruh orang di dunia menggunakan media sosial dalam kegiatan sehari-harinya. Bahkan tidak jarang dari mereka yang melakukan keputusan pembelian dengan bantuan media sosial.

Kompetitor Anda menggunakan media sosial

Media sosial dapat menjadi alat yang membantu Anda untuk menimbang dan mengukur performa bisnis kompetitor. Anda dapat melakukan benchmarking dan menganalisis kekuatan juga kelemahan kompetitor dibandingkan dengan brand Anda.

Share with Your Friends!
Avatar for Talitha Fakhira
Research and Development team

Leave a Comment