Berkembangnya teknologi turut memberikan perubahan pada gaya hidup masyarakat dalam melakukan proses pembelian barang yang diinginkan. Masyarakat, khususnya milenial dan gen z, lebih menyukai aktivitas membeli barang secara online daripada harus repot-repot mengunjungi toko yang menyediakan barang tersebut.

Para pemilik bisnis memanfaatkan momentum ini dengan melakukan pemahaman pola pikir atau tingkah laku mereka dalam berbelanja, melalui strategi omnichannel marketing. Strategi ini mampu meningkatkan kepuasan dan menjangkau lebih banyak pelanggan secara bersamaan.

Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai omnichannel marketing sebagai strategi pemasaran yang penting untuk diterapkan di era yang semakin terdigitalisasi. Simak penjelasannya hingga selesai, ya!

Apa itu Omnichannel Marketing?

Omnichannel marketing merupakan strategi pemasaran yang bertujuan untuk memberikan pengalaman yang konsisten dan koheren kepada pelanggan, melalui berbagai saluran atau platform komunikasi, seperti email, media sosial, dan lain sebagainya.  

Strategi ini memudahkan pelanggan untuk menemukan segala informasi tentang produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan, sehingga loyalitas dan retensi pelanggan pun meningkat.

Pendekatan omnichannel sangat cocok apabila diimplementasikan pada masyarakat milenial maupun gen z, sebab mereka lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beraktivitas dengan ponsel dan internet, termasuk melakukan transaksi jual-beli.

Fungsi Strategi Omnichannel Marketing bagi Perusahaan

Berikut ini merupakan 7 fungsi utama dari omnichannel marketing, antara lain:

1.Mengintegrasikan Berbagai Saluran Penjualan

Omnichannel marketing berfungsi untuk menghubungkan berbagai saluran penjualan yang digunakan oleh perusahaan, baik online maupun offline, menuju satu saluran yang terpusat dan terkoordinasi.

Baca juga  Pentingnya Meningkatkan Produktivitas Kerja bagi Perusahaan

Tujuannya agar perusahaan bisa mengontrol total penjualan, analisis konsumen, merespon konsumen, meningkatkan efisiensi operasional, memaksimalkan produktivitas perusahaan, dan lain sebagainya.

2. Memperoleh Data untuk Menciptakan Strategi

Selanjutnya, omnichannel marketing juga berfungsi untuk mengumpulkan data konsumen, seperti minat dan preferensi mereka. Hal ini tentunya akan berguna bagi perusahan dalam memahami karakteristik dan tingkah laku konsumen, sehingga mempermudah perusahaan menyusun rencana, promosi serta memberikan rekomendasi yang relevan.

3. Memberikan Pengalaman yang Lebih Baik

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa omnichannel marketing dapat membantu perusahaan memberikan pengalaman yang baik kepada para pelanggan ketika sedang melakukan transaksi. Dengan menyediakan pesan yang konsisten dan relevan, pelanggan akan merasa dihargai dan semakin terhubung dengan produk atau merek.

4. Meningkatkan Penjualan

Sejumlah riset membuktikan bahwa konsumen cenderung mengunjungi toko, usai memperoleh informasi mengenai produk atau jasa yang relevan dengan kebutuhannya dari website maupun media sosial. Dengan demikian, strategi omnichannel marketing ini membantu perusahaan meningkatkan penjualan dan keuntungan.

5. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Berkaitan dengan fungsi sebelumnya, yaitu memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan, maka strategi ini juga berfungsi untuk meningkatkan loyalitas mereka terhadap brand atau merek. Hal ini dikarenakan omnichannel mampu menawarkan pengalaman yang dipersonalisasi pada tiap-tiap konsumen.

6. Meningkatkan Retensi Pelanggan

Dengan omnichannel, perusahaan mampu merespons pelanggan lebih cepat dan menyesuaikan komunikasi dengan preferensi mereka. Hal ini membantu meningkatkan retensi pelanggan, sehingga mereka cenderung tetap berlangganan dan kembali berbelanja.

7. Alat yang Responsif terhadap Perubahan Pasar

Melalui data real-time yang diberikan oleh omnichannel, perusahaan akan lebih responsif terhadap perubahan pasar dan tren konsumen. Hal ini berguna untuk menyesuaikan strategi pemasaran dengan perubahan yang terjadi.

Baca juga  Menciptakan Value Bagi Konsumen

Tips Menerapkan Omnichannel Marketing

Setelah mengetahui fungsi dari omnichannel marketing, langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi ini agar memberikan efektivitas dan efisiensi bagi perusahaan. Berikut ini akan dijelaskan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan omnichannel marketing.

Tips Menerapkan Omnichannel Marketing
Tips Menerapkan Omnichannel Marketing

1. Kenali dan Pahami Pelanggan

–   Mulailah dengan memahami siapa target pelanggan, preferensi mereka dan bagaimana mereka berinteraksi dengan berbagai saluran.

–   Buat persona pelanggan (buyer persona) yang tepat sebagai alat untuk merinci profil dan perilaku target pelanggan.

2. Integrasikan Data dari Berbagai Sumber

–   Pastikan bahwa data pelanggan, histori pembelian, dan interaksi telah terintegrasi di semua saluran.

–   Gunakan perangkat lunak CRM (Customer Relationship Management) yang dapat mengintegrasikan data pelanggan dari berbagai saluran.

3. Pilih dan Optimalisasi Saluran yang Tepat

–   Identifikasi saluran pemasaran yang paling efektif untuk bisnis, berdasarkan profil dan perilaku pelanggan.

–   Fokus pada saluran yang memberikan hasil terbaik dengan mengoptimalkan kampanye pemasaran di saluran tersebut.

4. Personalisasi Pengalaman Pelanggan

–   Gunakan data pelanggan yang telah didapatkan untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan relevan. Contohnya, memberikan rekomendasi produk yang sesuai dengan preferensi mereka.

–   Buat pesan dan konten yang relevan pada setiap segmen pelanggan.

5. Konsistensi Pesan dan Branding

–   Pastikan pesan dan branding yang disampaikan telah konsisten di semua saluran perusahaan, mulai dari logo, warna, gaya, visualisasi, bahkan pesan merek.

–   Membuat panduan merek yang jelas untuk meningkatkan konsistensi visual dan pesan.

6. Gunakan Teknologi yang Mendukung

–   Siapkan perangkat lunak dan teknologi yang mendukung strategi omnichannel, seperti platform CRM, alat analisis data, dan perangkat lunak otomasi pemasaran.

Baca juga  7 Manfaat QR Code sebagai Strategi Pemasaran

–   Pastikan saluran komunikasi tersebut terintegrasi dengan baik.

7. Kemudahan dalam Transisi Saluran

–   Pastikan pelanggan dapat dengan mudah beralih dari saluran satu ke lainnya, tanpa kehilangan informasi atau pengalaman yang mereka inginkan. Misalnya, mengizinkan pelanggan untuk menyimpan keranjang belanjaan mereka di situs web dan melanjutkan pembelian di aplikasi mobile.

Penutup

Dalam dunia bisnis yang semakin terhubung secara digital, integrasi saluran pemasaran menjadi aspek yang sangat penting dalam mencapai kesuksesan bisnis. Omnichannel marketing dirancang untuk mengatasi perubahan perilaku konsumen dan memanfaatkan teknologi untuk memberikan pengalaman pelanggan yang terkoordinasi lebih baik.

Anda bisa mempelajari strategi omnichannel secara lebih mendalam bersama program Executive MBA in Strategic Marketing. Program ini merupakan pascasarjana pertama dan satu-satunya dalam bidang pemasaran strategis di Indonesia yang dirancang untuk memberikan Anda pemahaman tentang bagaimana strategi pemasaran harus dirumuskan dalam lanskap Indonesia dan ASEAN, termasuk menerapkan omnichannel marketing.

Sebagian besar mata pelajaran dibuat untuk memberikan sudut pandang yang lebih kontekstual sesuai dengan apa yang terjadi di Indonesia saat ini dan di masa mendatang sehingga cocok untuk Anda yang telah memiliki pengalaman kerja berkualitas tinggi dan orang yang ingin menambah pengetahuan tentang Strategic Marketing.

Tunggu apalagi? Pantau informasi pendaftarannya di sini dan segera daftarkan diri Anda pada pendaftaran Gelombang 1 dari tanggal 27 September – 25 Oktober 2023! Yuk, jadi bagian dari Strategic Marketing Executive MBA Batch 8! 

Share with Your Friends!
Avatar for Atha Hira
SEO Writer

Leave a Comment