Apa yang dimaksud dengan taktik dalam pemasaran?

Setelah sebelumnya kita membahas penyusunan strategi marketing, taktik adalah tahap selanjutnya. Taktik pemasaran yang terdiri dari diferensiasi, marketing mix, dan selling merupakan langkah konkrit dari strategi yang telah dikembangkan dalam arsitektur marketing untuk mendapatkan market-share.

Differentiation: Core Tactic

Mengapa differentiation itu penting? Differentiation adalah taktik pemasaran berupa seni merancang perbedaan yang ditawarkan perusahaan untuk pasar dengan mengintegrasikan konten, konteks, dan pelengkap (enabler). Differentiationmembantu mengantarkan tagline positioning menjadi kenyataan. Berikut ini adalah tiga tahap dalam merancang differentiation:

Content: What?

Diferensiasi konten merujuk pada value apa yang dapat ditawarkan perusahaan kepada pelanggan. Karakteristiknya adalah fokus kepada apa yang ditawarkan kepada pelanggan, apa yang ditawarkan merupakan esensi dan diferensiasi yang paling nyata, dan merupakan penawaran utama perusahaan dalam bentu produk atau layanan kepada pelanggan. Kita ambil contoh dari Kopi Kenangan. Penerapan diferensiasi dari segi konten oleh Kopi Kenangan adalah kopi lokal yang memiliki rasa berkualitas dengan harga murah.

Context: How?

Diferensiasi dari segi konteks merujuk pada bagaimana cara perusahaan menawarkan value tersebut kepada customer. Karakteristik diferensiasi konteks adalah fokus pada bagaimana cara menawarkan kepada pelanggan, merupakan bagian yang tidak berwujud dari diferensiasi, dan mempertimbangkan bagaimana cara membuat penawaran khusus untuk customer. Contohnya dari Kopi Kenangan adalah layanan pesan-ambil melalui aplikasi, nama menggunakan Bahasa Indonesia, dan bisa dinikmati di tempat atau dibawa pulang.

Infrastructure: With What?

Diferensiasi infrastruktur merujuk pada dengan apa merek menyampaikan nilai yang akan disampaikan ke customer. Karakteristiknya adalah fokus pada faktor enabler untuk menyampaikan diferensiasi dan fokus pada cara membedakan perusahaan dari kompetitor melalui teknologi, kemampuan sumber daya manusia, dan fasilitas. Kopi Kenangan menawarkan produk yang berkualitas dengan operasional yang efektif dan tidak menggunakan biaya yang besar.

Baca juga  4 Proses Strategic Brand Management untuk Bisnis Unggul!

Marketing Mix: Creation Tactic

Marketing mix adalah taktik pemasaran yang merupakan perpaduan dari dua aspek, yakni offer (penawaran dari perusahaan ke pasar) dan access (cara calon pelanggan mengakses tawaran perusahaan)Tujuan mengkomunikasikan diferensiasi melalui marketing mix (product, price, place, promotion) adalah untuk memberi kedudukan pada perusahaan di pasar. Offer tercermin dalam product dan price. Sementara itu access tercermin dalam place dan promotion.

Product

Produk adalah sesuatu yang ditawarkan produsen agar dapat dimanfaatkan konsumen untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Terdapat tiga level kegunaan produk yakni core product, actual product, dan augmented product. Core product adalah benefit yang akan dirasakan pengguna produk atau layanan. Contoh core product dari Netflix adalah mereka menawarkan tayangan hiburan menarik.

Kemudian actual product meliputi kualitas, fashion, branding, style, dan warna. Netflix memberikan layanan dengan kualitas high definition (HD), berbentuk aplikasi, tidak terjadwal, memuat film dari seluruh dunia, tampilan app yang modern, dan portable.

Terakhir,augmented product meliputi warranties, delivery, services, installation, finance, dan customer care. Augmented product memberikan pelanggannya hal-hal yang melebihi intisari produk. Contohnya Netflix yang merupakan tren konsumen masa kini memiliki kelebihan bisa diakses dimana saja, akses pembayaran mudah, dapat diakses dengan lancer, mudah di-download, tidak ada batas pakai, tayangan customized, dan children setting.

Price

Harga jual sebuah produk bisa dihitung dengan empat strategi. Yang pertama adalah cost-based pricing, harga dihitung berdasarkan harga bahan baku ditambah margin keuntungan. Kemudian value-based pricing dimana produk memiliki benefit yang melekat dalam produk sehingga harga terbentuk dari keseluruhan manfaat, misalnya produk luxury brand. Ketiga ada market-based pricing dimana produk memiliki harga yang serupa di pasar dan dipengaruhi oleh harga supply dan demand, misalnya harga sembako di pasar tradisional. Terakhir, strategi harga dengan competition-based yang mana menjual produk dengan harga yang mirip dengan kompetitor.

Baca juga  5 Fungsi Spesial ChatGPT (AI) untuk Pemasaran

Place

Place adalah taktik pemasaran yang meliputi organisasi atau lokasi yang dapat diakses oleh pengguna barang dan jasa, sehingga perusahaan dapat memastikan produk menjadi tersedia untuk dikonsumsi. Terdapat empat unsur dalam place, yakni kenyamanan (convenient), keberadaan (existence), keragaman produk (variety), keamanan dan waktu tersedia produk (safety and on-time). Perusahaan harus memastikan kenyamanan dalam bertransaksi dengan memberikan kemudahan dalam mencari dan membandingkan produk, kemudian memastikan keberadaan produk (lokasi) dapat dengan mudah ditemukan, juga menyediakan ragam pilihan produk bagi konsumen, dan mengusahakan produk agar tiba dan tersedia sesuai waktu yang dijanjikan.

Promotion

Promosi adalah kegiatan kampanye agar target konsumen dapat mengenali produk. Kegiatannya dapat disampaikan dengan berbagai media dan memiliki pesan yang akan disampaikan secara strategis untuk memancing konsumen bertindak (membeli). Terdapat tiga pendekatan kampanye atau promosi, yakni secara emosional, moral, dan rasional. Kampanye emosional memiliki pesan promosi yang mengutamakan aspek emosi dari para konsumen. Sementara itu, kampanye secara moral biasanya menyentuh aspek moral yang dianut dalam masyarakat. Kampanye rasional berisi pesan feature ataupun benefit yang bisa didapatkan dan dirasakan konsumen melalui produk atau jasa yang ditawarkan.

Marketer juga perlu memperhatikan momentum saat merancang sebuah promosi. Karena hakikatnya program promosi adalah rancangan yang dibuat untuk memasarkan produk atau layanan dengan cara dan momentum yang tepat. Program promosi ditujukan untuk menarik konsumen agar mau untuk membeli produk atau layanan suatu perusahaan. Melalui program promosi, Anda juga dapat menjalin hubungan dengan konsumen dengan cara yang efektif.

Terdapat empat momentum yang dapat dimanfaatkan marketer untuk melancarkan kegiatan promosinya. Dimulai dari small momentum yang terjadi haya dalam durasi yang sangat pendek atau momen spesial dari sebagian individu, misalnya hari ulang tahun seorang customer. Kemudian ada big momentum dimana biasanya berdurasi satu hari sampai dengan beberapa minggu, misalnya campaign dalam rangka ulang tahun perusahaan. Selanjutnya ada great momentum yang bersifat skala nasional. Ada yang bersifat alami seperti masa liburan sekolah atau seperti pemilu dan hari kemerdekaan. Yang terakhir ada grand momentum yang termasuk ke dalam momentum tingkat makro dan terjadi di tingkat dunia, seperti perayaan tahun baru, lebaran, ataupun natal.

Baca juga  4 Jenis Decision Making Yang Wajib Anda Ketahui

Selling: CaptureTactic

Selling adalah taktik pemasaran yang berupa proses transaksi. Hal ini yang menjadi titik awal target pasar dengan perusahaan, dan merupakan kegiatan yang menghubungkan perusahaan dengan konsumen untuk mendapat dana masuk (generate cash flow). Jika dikelompokkan berdasarkan jangka waktu penjualan, terdapat tiga jenis penjualan yakni jangka pendek, menengah, dan panjang. Penjualan jangka pendek hanya menargetkan penjualan untuk mendapatkan pangsa pasar. Sementara penjualan jangka menengah bertujuan agar produk yang ditawarkan dapat masuk ke benak pelanggan. Berbeda dengan penjualan jangka pendek dan menengah, penjualan jangka panjang memiliki tujuan yang lebih jauh lagi, yakni mendapatkan hati dan loyalitas pelanggan.

Namun, dengan adanya pandemic COVID-19 banyak terjadi perubahan dalam keseharian kita. Tidak terkecuali untuk taktik pemasaran dalam penjualan (selling). Keadaan yang mengharuskan semua orang untuk menjaga jarak fisik, semua menjadi serba online, dan keharusan membatasi pengeluaran memaksa bisnis untuk beradaptasi dengan keadaan yang ada. Maka dari itu, lahirlah konsep omni-channel sebagai taktik pemasaran baru, yakni penggabungan saluran offline, dan online.

Seperti itulah taktik pemasaran yang dapat dilakukan pemasar untuk melancarkan strategi yang sudah dibentuk.

Share with Your Friends!
Avatar for Talitha Fakhira
Research and Development team

Leave a Comment