Menjaga brand reputation (reputasi merek) menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan bisnis. Bagi para pebisnis, merek perusahaan merupakan nyawa atau pondasi yang harus dijaga demi keberlangsungan bisnis mereka.

Apabila terjadi suatu kesalahan yang disengaja maupun tidak, baik dari segi pelayanan, komunikasi, kualitas produk atau yang lainnya, maka satu-satunya solusi adalah memperbaikinya. Jika tidak, reputasi dari merek perusahaan tersebut dianggap sudah tidak kredibel lagi.

Lantas bagaimana cara memperbaiki dan meningkatkan brand reputation yang efektif? Simak informasinya pada artikel ini, ya!

Apa itu Brand Reputation?

Brand reputation atau reputasi merek mengacu pada persepsi dan citra yang dimiliki oleh suatu merek perusahaan di mata konsumen, pemangku kepentingan, dan masyarakat umum. Reputasi ini mencerminkan bagaimana merek tersebut dianggap oleh orang lain, seperti sejauh mana merek tersebut dianggap dapat dipercaya, memiliki integritas, memberikan produk atau layanan berkualitas, dan mematuhi nilai-nilai etika dan sosial.

Brand reputation yang baik merupakan aset yang berharga karena dapat meningkatkan daya tarik merek, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang. 

Sebaliknya, reputasi yang buruk dapat merusak citra merek (brand image) dan berdampak negatif pada kinerja bisnis. Oleh karena itu, banyak perusahaan berlomba-lomba dan berinvestasi dalam membangun dan memelihara brand reputation yang kuat dan positif.

Aspek Penting dalam Membangun dan Menjaga Brand Reputation

Berikut akan dijelaskan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam proses membangun dan menjaga brand reputation

1. Kualitas Produk atau Layanan

Perusahaan menyediakan produk atau layanan berkualitas tinggi merupakan salah satu landasan reputasi yang kuat. Pastikan produk atau layanan yang ditawarkan memenuhi atau bahkan melebihi harapan pelanggan.

Baca juga  Delegasi Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Penerapannya

2. Transparansi

Senantiasa menyatakan kejujuran dan transparansi dalam berkomunikasi dengan pelanggan maupun pemangku kepentingan. Hindari informasi yang menyesatkan atau ambigu agar perusahaan bisa menciptakan reputasi yang kuat.

3. Komitmen Terhadap Integritas 

Jangan sampai perusahaan rela mengorbankan integritas demi keuntungan singkat. Reputasi yang baik memerlukan komitmen terhadap nilai-nilai etika yang tinggi.

4. Responsif Terhadap Perubahan

Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang mampu beradaptasi dengan perubahan pasar dan kebutuhan pelanggan. Responsif terhadap perubahan dapat memperkuat reputasi perusahaan itu sendiri.

5. Manajemen Krisis yang Efektif

Setiap perusahaan pasti akan menghadapi masa krisis suatu waktu. Kemampuan untuk mengatasi krisis dengan baik dalam memberikan tanggapan yang cepat dan transparan dapat membantu meminimalkan dampak negatif pada kualitas dan reputasi merek perusahaan.

6. Budaya Perusahaan yang Positif

Budaya perusahaan yang mendukung integritas, inovasi, dan keberlanjutan tentu dapat berkontribusi pada citra positif perusahaan.

7. Kolaborasi Sosial dan Kemitraan

Membangun kemitraan yang baik dengan mitra bisnis, influencer, atau organisasi lain yang sejalan dengan nilai dan visi brand dapat memberikan dukungan dan memperkuat reputasi brand. Hal ini disebabkan kolaborasi yang strategis mampu meningkatkan eksposur, menciptakan kesan positif dan memperluas jangkauan brand.

Strategi Memperbaiki Brand Reputation

Strategi Memperbaiki Brand Reputation
Strategi Memperbaiki Brand Reputation

Setelah dijelaskan mengenai aspek-aspek yang mendukung dalam membangun dan menjaga brand reputation, berikutnya akan dibahas mengenai strategi memperbaiki brand reputation agar perusahaan kembali mendapatkan kesan positif dari para masyarakat dan juga pemangku kepentingan.

1. Tinjau dan Evaluasi Situasi Perusahaan

  • Identifikasi penyebab reputasi yang rusak atau negatif.
  • Lakukan penelitian untuk memahami bagaimana pandangan masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap merek perusahaan.

2. Buat Rencana Perbaikan

  • Tetapkan tujuan yang spesifik dan terukur dalam upaya perbaikan reputasi.
  • Identifikasi langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mencapai tujuan tersebut.
Baca juga  Cara Jadi Pemimpin 'Sat-Set' dengan Agile Leadership

3. Transparansi dan Tanggung Jawab

  • Buka komunikasi dengan pelanggan dan pemangku kepentingan dan sampaikan informasi yang jujur ‹‹tentang situasi, serta langkah-langkah yang akan diambil untuk memperbaiki reputasi.
  • Bertanggung jawab atas kesalahan atau masalah yang telah muncul.

4. Fokus Memperbaiki Masalah Utama

  • Fokus pada perbaikan masalah inti yang telah mempengaruhi reputasi perusahaan, misalnya perbaikan produk atau layanan, perubahan dalam budaya perusahaan, atau perbaikan proses internal.

5. Lakukan Komunikasi yang Efektif

  • Buat pesan yang jelas dan konsisten tentang upaya perbaikan dan komitmen Anda terhadap keberlanjutan dan integritas.
  • Gunakan berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial, situs web, surat kabar, dan siaran pers, untuk menyebarkan pesan Anda.

7. Lakukan Perubahan yang Nyata

  • Jangan hanya mengandalkan komunikasi dan klaim yang telah dibuat sebelumnya. Pastikan perusahaan melakukan tindakan atau langkah nyata untuk mendukung pernyataan tersebut

Penutup

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa upaya membangun dan menjaga brand reputation (reputasi merek) yang baik memerlukan waktu dan usaha, namun jika berhasil hal ini memiliki dampak yang signifikan pada kesuksesan bisnis jangka panjang. 

Perusahaan yang berkomitmen untuk memahami, melindungi, dan memperkuat reputasi mereka cenderung lebih berhasil dalam mendapatkan kepercayaan pelanggan dan memenangkan persaingan di pasar. Anda bisa mempelajari strategi yang tepat untuk menjaga, memelihara dan memperbaiki brand reputation untuk perusahaan Anda lebih mendalam bersama program Executive MBA in Strategic Marketing.

Program ini merupakan pascasarjana pertama dan satu-satunya dalam bidang pemasaran strategis di Indonesia yang dirancang untuk memberikan Anda pemahaman tentang bagaimana strategi pemasaran harus dirumuskan dalam lanskap Indonesia dan ASEAN, termasuk menerapkan strategi brand reputation.

Sebagian besar mata pelajaran dibuat untuk memberikan sudut pandang yang lebih kontekstual sesuai dengan apa yang terjadi di Indonesia saat ini dan di masa mendatang sehingga cocok untuk Anda yang telah memiliki pengalaman kerja berkualitas tinggi dan orang yang ingin menambah pengetahuan tentang Strategic Marketing.

Tunggu apalagi? Pantau informasi pendaftarannya di sini dan segera daftarkan diri Anda pada pendaftaran Gelombang 1 dari tanggal 27 September – 25 Oktober 2023! Yuk, jadi bagian dari Strategic Marketing Executive MBA Batch 8! 

Share with Your Friends!
Avatar for Atha Hira
SEO Writer

Leave a Comment